RAPID (randomized pharmacophore identification for drug design)
Definisi penemuan obat
Sebuah usaha yang diarahkan pada suatu target biologis, yang telah diketahui berperan penting dalam perkembangan penyakit atau dimulaidari suatu molekul dari aktivitas biologi yang menarik.Farmakofor atau pharmacophore adalah konfigurasi spasial fitur pentingyang memugkinkan molekul ligan untuk berinteraksi dengan reseptor targettertentu. Dengan tidak adanya struktur reseptor dikenal, farmakofor dapatdiidentifikasi dari suatu sel ligan yang telah diamati untuk berinteraksi denganreseptor sasaran.
Sebuah farmakofor didefinisikan sebagai
susuanan 3D fituryang sangat penting untuk molekul ligan untuk berinteraksi
dengan reseptortarget dalam situs pengikatan tertentu. Setelah diidentifikasi,
farmakofor dapat berfungsi sebagai model penting untuk screening virtual, terutama dalamkasus
dimana struktur 3D dari reseptor tidak diketahui dan teknik docking yang tidak berlaku.
Identifikasi farmakofor
- Menentukan gugus-gugus penting yang dapat berikatan dengan reseptor
- Menentukan posisi relative 3D gugus-gugus molekul dengan target
- Bagaimana konformasi aktif dari molekul
- Penting sebagai dasar untuk merancang obat
- Contoh Struktur 3D

s sebuah model farmakopor dikembangkan oleh hypogen modult
diimplementasikan dalam paket soiltware katalis. Hipotesis farmakopor hypo 1 terdiri
dari eatures satu ion positif satu donor hidrogen satu cincin aromatik dan satu
kelompok hidrofobik. Pada penelitian ini dirancang alat dengan arahan baru
dengan aktivitas biologisnya dengan penyaringan virtual. Pembaca tiga dimensi
ini dibangun untuk lead baru senyawa yang lebih aktif

Konformasi Aktif
- Konformasi diadopsi oleh obat saat mengikat targetnya
- Identifikasi konformasi aktif diperlukan untuk mengidentifikasi farmakofor 3D
- Analisis konformasional mengidentifikasi kemungkinan konformasi dan stabilitasnya
- Analisis konformasional sulit bagi molekul fleksibel dengan sejumlah besar konformasi
- Lebih mudah membandingkan aktivitas analog yang kaku

Adapun langkah-langkah dalam penemuan obat baru antara lain :
- Lead discovery : identifikasi suatu senyawa yang mempunyai aktivitas biologi spesifik
- Lead optimization : aktivitas dan suatu senyawa diuji, kemudian molekul baru dirancang dan disintesis untuk mendapatkan aktivitas atau sifat yang diinginkan
Dalam penemuan obat ada Pendekatan obat untuk lead discovery :
- Serendipity(luck)
- Screening
- Chemical modification
- Rational
Pendekatan acak untuk
menemukan invarian dalam satu set ligan fleksibel (molekul obat) yang mendasari
sistem perangkat lunak terintegrasi yang disebut RAPID saat ini pengembangan. Sebuah
invarian adalah kumpulan fitur yang disematkan yang hadir dalam satu atau lebih
dari yang mungkin konformasi energi rendah dari masing-masing
ligan. Invariants tersebut molekul kimia yang berbeda berguna untuk
komputasi ahli kimia karena mereka mungkin mewakili farmakophores kandidat( W. Guida, et al.,1992)
Farmakofora mengandung
bagian-bagian ligan yang marily bertanggung jawab atas interaksinya dan
mengikat dengan spesifik reseptor. Ini dianggap sebagai citra terbalik
dari reseptor dan digunakan sebagai template untuk membangun farmasi yang lebih
efektif narkoba. Identifikasi pharmacophores sangat penting dalam obat desain
karena struktur reseptor yang ditargetkan sering tidak diketahui, tetapi
sejumlah molekul yang berinteraksi dengan reseptor telah ditemukan oleh
eksperimen. Sudah jelas bahwa teknik ini berguna dalam aplikasi lain
seperti database molekuler skrining dan
analisis lapangan molekuler komparatif. Tujuannya untuk
mengoptimalkan modul dari sistem yang akan dilakukan eksperimen yang melibatkan
5-20 ligan dan sejumlah besar konformasi per ligan. Sejauh pencarian
konformasi khawatir, tentang menyelidiki teknik pengelompokan dinamis.Dengan
melihat perubahan relatif dalam jumlah cluster ditemukan, diharapkan dapat
mengakhiri secara otomatis tahap pencarian konformasi. Untuk identifikasi invariant
panggung digunakan untuk mengurangi ketergantungan dari implementasi pada
pemesanan input, sebuah fenomena yang diamati dalam sistem ini termasuk juga implementasi algoritma yang
akan mengekstrak fitur darikonformasi dalam cara para kimiawan komputasi . Saat
ini, setiap atom menimbulkan fitur itu beruang sebagai label jenis atom yang
sesuai. Komputasi ahli kimia, memiliki aturan untuk mengelompokkan atom ke
dalam fitur itu menggambarkan perilaku kimia dari bagian-bagian molekul,
misalnya, bagian hidrofobik dan bagian bermuatan positif. Fitur akan mengurangi
jumlah poin yang dipertimbangkan per konformasi.
PERTANYAAN
1. Apa hubungan antara konformasi aktif dengan struktur 3 dimensi farmakopor?
2. Apakah setiap farmakofor mempunyai potensi yang baik untuk obat baru?
DAFTAR PUSTAKA
Min-YongLi.,K.Chang dan L.Xia. 2005. Pharmacophore identification of α1A-adrenoceptor antagonist.JournalBioorgani & Medicinal Chemitrys Letters.Volume 15(3). Page: 657-664.
Min-YongLi.,K.Chang dan L.Xia. 2005. Pharmacophore identification of α1A-adrenoceptor antagonist.JournalBioorgani & Medicinal Chemitrys Letters.Volume 15(3). Page: 657-664.
Atkinson.1987. Algoritma optimal untuk kesesuaian geometrik.J.
Algorithms 8 . halaman 134
W. Guida, R. Bohacek, dan M. Erion. Memeriksa
konformasi ruang tional tersedia untuk inhibitor disitus aktif
thermolysin menggunakan teknik monter carlo / energi minimization. J.
of Comp.Chem. , 13 (2): 214–228, 1992
Hai kak Dian, tulisannya sangat bermanfaat.
BalasHapusKharin coba jawab yang no 2 ya. pharmachopor itu susunan virtual 3D yang menggambarkan ikatan antara ligan dan gugus tertentu. Dengan mengidentifikasi pharmachopor suatu molekul obat, sangat berpotensi untuk ditemukannya obat baru dengan cara mengubah/memutuskan ikatan tertentu pada molekul obat sehingga memiliki efikasi farmakologis yang lebih baik dengan efek samping yang lebih sedikit.
terimakasih atas jawaban nya kharina
HapusHubungan konfirmasi aktif dengan struktur 3 dimensi farmakopore Menurut saya konformasi aktif yang stabil akan membentuk struktur 3 dimensi yang stabil. Dimana pengertian dari konformasi sendiri merupakan penataan ruang dari atom-atom dalam molekul. Sehingga bila tata ruang atom-atom tersebut stabil maka struktur 3 dimensinya juga akan stabil.
BalasHapusLalu apakah ada sebutkan contoh obat dengan struktur farmakopore sama dan efek sama
terimakasih atas jawabannya lexsa
HapusHay Dian saya setuju dengan pendapat lexsa hal ini di karenakan dimana, farmakofor adalah susunan tiga dimensi dari atom dalam molekul obat yang memungkinkan untuk berikatan dengan reseptor yang diinginkannya dan bertanggung jawab dengan respon biologis karena terikat dengan reseptor yang dikehendakinya.
HapusTerimaksih ats tambahan jwaban nya dyah
HapusHaii dian kk akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2 yaitu pharmachopor itu susunan virtual 3D yang menggambarkan ikatan antara ligan dan gugus tertentu. Dengan mengidentifikasi pharmachopor suatu molekul obat, sangat berpotensi untuk ditemukannya obat baru dengan cara memutuskan ikatan2 tertentu pada molekul obat sehingga memiliki efikasi farmakologis yang lebih baik dengan efek samping yang lebih rendah dan para yang mengkonsumsi obat juga aman
BalasHapusHaii dian kk akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2 yaitu farmakopor itu adalah susunan virtual 3D yang menggambarkan ikatan antara ligan dan gugus -gugus yang tertentu. Dengan mengidentifikasi farmakopor suatu molekul obat, sangat berpotensi untuk ditemukannya obat baru dengan cara memutuskan ikatan2 tertentu pada molekul obat sehingga memiliki efikasi farmakologis yang lebih baik dengan efek samping yang lebih rendah dan para yang mengkonsumsi obat juga aman
BalasHapusTerimakasih atas jawabannya kakak
HapusTerimakasih atas jawabannya kakak
HapusHai dian, informasi sangat berguna dan bermanfaat untuk menambah wawasan dalam desain penemuan obat.
BalasHapusTerimakasih ya
HapusTerimakasih ya
HapusTerimakasih ya
HapusFarmakofor atau pharmacophore itu adalah konfigurasi spasial fitur penting yang memugkinkan molekul ligan untuk berinteraksi dengan reseptor target tertentu. Dengan tidak adanya struktur reseptor dikenal, farmakofor dapat diidentifikasi dari suatu sel ligan yang telah diamati untuk berinteraksi dengan reseptor sasaran. Sebuah farmakofor didefinisikan sebagai susuanan 3D fitur yang sangat penting untuk molekul ligan untuk berinteraksi dengan reseptor target dalam situs pengikatan tertentu.
BalasHapusTerimakasih atas jawabannya
HapusTerimakasih atas jawabannya
Hapusinformasi yang diberikan sangat bermanfaat. terimakasih saudara dian :)
BalasHapusHallo dian, apakah ada metode terbaru dalam desain obat?
BalasHapusdimana metode baru untuk mengembangkan suatu obat yaitu dengan bantuan komputer (Computer assited Drug Design = CADD)' terutama berhubungan dengan parameter kimia fisika yang terlibat dalam aktivitas obat,hubungan kuantitatif struktur-aktivitas dan model kimia kuantum atau perhitungan orbit molekul
HapusProgram komputer untuk rancangan obat rasional antara lain :
BIOCES : Biochemical Expert System, untuk model protein, rekayasa protein dan Kimia Medisinal2) CoMFA : Comparative Moleculer Field Analysis (SYBYL).3) EMIL : Example Mediated Innovation for Lead Evolution, untuk mencari evolusi atau rancangan analog.4) MMMS : untuk model molekul, rancangan obat dan perhitungan kimia kuantum.5) GREEN : untuk studi struktur reseptor6) RECEPT : untuk rasional superkomposisi molekul dan mapping reseptor7) MMS-X : untuk rancangan obat, mapping reseptor dan analisis konformasi
Program komputer untuk menghubungkan struktur molekul dengan aktivitas biologis antara lain :
ALS : Adaptive Least Square 2) LDA : Linear Discriminant Analysis3) SIMCA :Statistical Isolinear Multiple Compound Analysis4) LLM ;Linear Learning Machine5) SAS : Stat
dimana metode baru untuk mengembangkan suatu obat yaitu dengan bantuan komputer (Computer assited Drug Design = CADD)' terutama berhubungan dengan parameter kimia fisika yang terlibat dalam aktivitas obat,hubungan kuantitatif struktur-aktivitas dan model kimia kuantum atau perhitungan orbit molekul
HapusProgram komputer untuk rancangan obat rasional antara lain :
BIOCES : Biochemical Expert System, untuk model protein, rekayasa protein dan Kimia Medisinal2) CoMFA : Comparative Moleculer Field Analysis (SYBYL).3) EMIL : Example Mediated Innovation for Lead Evolution, untuk mencari evolusi atau rancangan analog.4) MMMS : untuk model molekul, rancangan obat dan perhitungan kimia kuantum.5) GREEN : untuk studi struktur reseptor6) RECEPT : untuk rasional superkomposisi molekul dan mapping reseptor7) MMS-X : untuk rancangan obat, mapping reseptor dan analisis konformasi
Program komputer untuk menghubungkan struktur molekul dengan aktivitas biologis antara lain :
ALS : Adaptive Least Square 2) LDA : Linear Discriminant Analysis3) SIMCA :Statistical Isolinear Multiple Compound Analysis4) LLM ;Linear Learning Machine5) SAS : Stat
Hai dian ilmu yang dibpaparkan sangat bermanfaat terimakasih
BalasHapusHai dian ilmu yang dibpaparkan sangat bermanfaat terimakasih
BalasHapusTerimakasih kk ai
HapusAssalamualaikum kak dian terimakasih sudah menulis, tulisan yg sangat bermanfaat dsni sy ingin bertanya mengapa Pendekatan berbasis farmakofor sering digunakan pada desain obat ??
BalasHapusBaik lh bella saya akn mencoba mnjwab pertnyaan bella
HapusHal ini dikarenakan bahwa analisis dan identifikasi komfor suatu ligan sngat dapat digunakan untuk dasar atau bahan pembuatan dan desain obat-obatan farmasi baru yang sesuai dengan kebutuhan di ranah farmasi itu sendri sehingga mudah dalam menciptakan design obat yg baru
Baik lh bella saya akn mencoba mnjwab pertnyaan bella
HapusHal ini dikarenakan bahwa analisis dan identifikasi komfor suatu ligan sngat dapat digunakan untuk dasar atau bahan pembuatan dan desain obat-obatan farmasi baru yang sesuai dengan kebutuhan di ranah farmasi itu sendri sehingga mudah dalam menciptakan design obat yg baru
BalasHapushai dian saya mencoba menjawab yang no 2
menurut saya, malah setiap farmakofor tentunya memiliki potensi yang baik untuk obat baru tergantung terhadap analog dari farmakofor tersebut. disini desaign obat baru untuk mencari analog yang sesuai dengan farmakofor agar meningkatkan keefektivan dari zat aktif dan meminimalisirkan efek sampingnya
Teeimaksih ats jwbannya kk lea
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusHai dian saya akan menjawab pertanyaan no 1 yaitu :
BalasHapusFarmakofor adalah susunan tiga dimensi dari atom dalam molekul obat yang memungkinkan untuk berikatan dengan reseptor yang diinginkannya dan bertanggung jawab dengan respon biologis karena terikat dengan reseptor yang dikehendakinya.
Terimakasih atas jwbannya kk
HapusTerimakasih atas jwbannya kk
HapusTerima kasih atas ilmu nya dian.. Bermanfaat sekali😊..
BalasHapusOh iya, kebetulan saya dari fisika murni bidang fisika medis, nah yg ingin saya ketahui keuntungan dari RAPID?
Terimakasih
Terimakasih kmbali dinda,,semoga ilmu yg d dpat kn bisa dtrapkan di pemitan medisnya,,baiklh dinda saya akn mncoba mnjwab pertnyaan dinda Keuntungan metode RAPIDitu sendiri adalah untuk menggambarkan upaya dalam membuat prototipe sistem perangkat lunak yang terintegrasi, yang disebut RAPID (Randomized Pharmacophore Identification for Drug design) untuk mengatasi identifikasi farmakofora pada desain pembuatan obat baru
HapusOk terima kasih dian Atas jawaban nya..
HapusSatu pertanyaan terakhir, farmakopor itu apa ya?
Kegunaan farmakopor itu apa saja ya?
HapusBaik lh dinda saya akn mncoba mnjwb prtnyaan ttg pengertian farmakofor,,Farmakofor merupakan posisi geometrik tiga dimensi dari gugus-gugus yang terdapat di dalam suatu ligan yang membentuk suatu pola yang unik yang dapat dikenali oleh reseptor secara spesifik yang bertanggung-jawab terhadap proses pengikatan ligan dengan suatu reseptor dan aktivasi reseptor tersebut
HapusAssalamualaikum. Materinya bermanfaat sekali, dan mudah di pahami. Terima kasih dian
BalasHapusTerimakasih irma
HapusTerimakasih irma
HapusHai dian saya mau bertanya?
BalasHapusPertnyaan nya guna sistem RAPID itu sendri untuk apa ya dalam penemuan obat baru?
Terimakasih kk udah bertnya,,pertnyaannya bagus sekali
HapusBaik lh dsnibsaya akn mncba mnjwab pertnyaan dri kk,menurut saya Sistem RAPID ini digunakan untuk mencoba mengidentifikasi invariants geometrik di antara kumpulan ligan kecil. Derajat kebebasan ligan termasuk panjang ikatan, sudut ikatan (sudut antara dua obligasi berturut-turut), dan sudut dihedral atau torsional (sudut yang dibentuk oleh pertama dan ketiga dari tiga ikatan berurutan, dilihat sepanjang sumbu ikatan kedua).Sehingga dapat dikatakan RAPID sebagai metode komputerisasi yang digunakan untuk tujuan penentuan analisis dan identifikasi komfor suatu ligan sehingga dapat digunakan untuk dasar atau bahan pembuatan dan desain obat-obatan farmasi baru yang sesuai dengan kebutuhan.
Terima kasih atas jawabannya Dian. Saya jadi tau guna sistem RAPID tersebut. Thanks
HapusTerima kasih atas jawabannya Dian. Saya jadi tau guna sistem RAPID tersebut. Thanks
Hapushy dian.. artikelnya sangat bermanfaat sekali. boleh dak nanya ??
BalasHapusapa saja contoh obat yang diidentifikasi dg farmakofor ? ditunggu jawabannya :)
Ok terimakasih atas pertnyaannya audia,,baiklah saya akn mncoba menjwabny contoh obat ny seperti penicillin,ranitidine,cimetidine,dan metiamide
HapusOk terimakasih atas pertnyaannya audia,,baiklah saya akn mncoba menjwabny contoh obat ny seperti penicillin,ranitidine,cimetidine,dan metiamide
HapusOk terimakasih atas pertnyaannya audia,,baiklah saya akn mncoba menjwabny contoh obat ny seperti penicillin,ranitidine,cimetidine,dan metiamide
Hapusterimakasih atas jawabannya :), spam nya udah smpe 3, semangat sekali menjawabnya hhe
HapusHaii dian, artikelnya sangat membatu, dan kalau boleh tau dari yg telah dian paparkan , bagaimana sih pendapat dian tentang kelebihan dan kerugian dari menggunakan metode RAPID ini?
BalasHapusTerimakasih ya., tolong di bantu jawab yaa :))
Terimakasih mega,,baik lh saya akn mencoba menjawab pertnyaan ny kelebihan rapid itu sendri adalh pengerjaan nya dengan sistem komputerisasi sehingga waktu yang digunakan lebih singkat dan dapat meminimalisasikan efek samping dari obat yang dibentuk
HapusUtk kerugian nya
Hapus-Membutuhkan biaya sendiri untuk membeli peralatan- peralatan penunjang
-kesulitan melakukan pengukuran mengenai kemajuan proses
-sistem sulit diaplikasi ditempat lain
hay dia saya ike memberi oendapat soal nomor 2. menurut saya farmakor dapat kita kembangkan menjadi senywa baru.. karena satu bentu lead compund dapat kita kembangkan manjadi berbagai senywa dengan gugus utama yang sama tetapi efektifitas yang berbeda.
BalasHapusTerimaksih ats jwaban nya ike,,sangat membantu sekli
HapusHaii dian...
BalasHapusartikelnya bermanfaat sekali,, mau bertanya apa kelebihan desain obat dengan metoda rapid dibandingkan dengan yang lain?
Terimakasih kasih saudari nia
Hapuskelebihan metode rapid itu sendiri dibandingkan dengan metoda lain itu adalah pengerjaan nya dengan sistem komputerisasi sehingga waktu yang digunakan lebih singkat dan dapat meminimalisasikan efek samping dari obat yang dibentuk
HapusHay dian pemaparan yg baik,kalo boleh sya tanya apakah metode rapid ini lebih sering dgunakan dibnding metode lain dalam design obat
BalasHapusTerimakasih nesti
HapusSaya akan mncoba mnjawab pertnyaan dari saudari nesti kelebihan rapid itu sendiri dibandingkan dengan metoda lain itu adalah pengerjaan nya dengan sistem komputerisasi sehingga waktu yang digunakan lebih singkat dan dapat meminimalisasikan efek samping dari obat yang dibentuk
HapusHalo dian
BalasHapusPenjelasannya sangat membantu
Terimakasih :)
Terimakasih sudari eugenia griselta
Hapushallo dian, artikel anda menarik sekali
BalasHapussaya ingin bertanya bagaiman hubungan antara konformasi aktif dalam menemukan suatu obat baru ?
terimakasih :)
Terimakasih chindy
HapusBaik lh saya akn mncoba mnjwab prtnyaan cindy,,menurut saya konformasi aktif di adopsi dari suatu obat ketika terikat dengan site target. Identifikasi konformasi aktif melalui farmakofor 3D. Disini konformasi yang diharapkan adalah konformasi yang stabil.
HapusHallo Diaaan. Informasi yang diberikan sangat bermanfaat. terimakasih saudara dian :)
BalasHapusTerimakasih aurora
Hapushai dian saya mencoba menjawab yang no 2
BalasHapusmenurut saya, malah setiap farmakofor tentunya memiliki potensi yang baik untuk obat baru tergantung terhadap analog dari farmakofor tersebut. disini desaign obat baru untuk mencari analog yang sesuai dengan farmakofor agar meningkatkan keefektivan dari zat aktif dan meminimalisirkan efek sampingnya
iya saja stuju sekali dengan jawaban saudari anggi sebagai tambhan dari saya Dengan mengidentifikasi pharmachopor suatu molekul obat, sangat berpotensi untuk ditemukannya obat baru dengan cara memutuskan ikatan2 tertentu pada molekul obat sehingga akan memiliki efikasi farmakologis yang lebih baik dengan efek samping yang lebih rendah dan para yang mengkonsumsi obat juga aman juga
HapusSaya coba jawab pertanyaan nomor 2. pharmachopor itu susunan virtual 3D yang menggambarkan ikatan antara ligan dan gugus tertentu. Dengan mengidentifikasi pharmachopor suatu molekul obat, sangat berpotensi untuk ditemukannya obat baru dengan cara mengubah/memutuskan ikatan tertentu pada molekul obat sehingga memiliki efikasi farmakologis yang lebih baik dengan efek samping yang lebih sedikit.
BalasHapusterimakasih atas jwban nya putri
HapusHallo Dian.
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan nomor 1.
Hubungan konfirmasi aktif dengan struktur 3 dimensi farmakopore yaitu konformasi aktif yang stabil akan membentuk struktur 3 dimensi yang stabil. Dimana pengertian dari konformasi sendiri merupakan penataan ruang dari atom-atom dalam molekul. Sehingga bila tata ruang atom-atom tersebut stabil maka struktur 3 dimensinya juga akan stabil.
saya sangat setuju sekali dengan jwaban yustika,,tetapi gimana jika ada ikatan dari molekul yang tidak stabil itu bagaimana,,apakah membahayakn atau tidak?
HapusHai dian meterinya sangat bermanfaat. Tapi saya ingin menangakan apa kelebihan dan kekukarang dari RAPID ini?
BalasHapusbaiklah terimakasih atas komen nya saudra aziz menurut sya adapun kelebihan dari rapid itu sendri adalh pengerjaan nya dengan sistem komputerisasi sehingga waktu yang digunakan lebih singkat dan dapat meminimalisasikan efek samping dari obat yang dibentuk
Hapussedangkan untuk kerugian rapid itu sendiri adalah
HapusUtk kerugian nya
-Membutuhkan biaya sendiri untuk membeli peralatan- peralatan penunjang
-kesulitan melakukan pengukuran mengenai kemajuan proses
-sistem sulit diaplikasi ditempat lain
Artikelnya bagus nih, kalo boleh dijelasin secara singkat gimana sih metode rapid itu?
BalasHapusbaiklah saya akn mencoba menjlaskan ttg metode rapid itu sendiri adalah cara untuk mengidentifikasi suatu design obat yang didalam nya mencakup kimia komputasi untuk pengenbengan hipotesis farmakologis dan pengujian
Hapushai dian saya mencoba menjawab yang no 2
BalasHapusmenurut saya, malah setiap farmakofor tentunya memiliki potensi yang baik untuk obat baru tergantung terhadap analog dari farmakofor tersebut. disini desaign obat baru untuk mencari analog yang sesuai dengan farmakofor agar meningkatkan keefektivan dari zat aktif dan meminimalisirkan efek sampingnya
terimakasih atas jwbannya ovi
Hapus
BalasHapushai dian saya mencoba menjawab yang no 2
menurut saya, malah setiap farmakofor tentunya memiliki potensi yang baik untuk obat baru tergantung terhadap analog dari farmakofor tersebut. disini desaign obat baru untuk mencari analog yang sesuai dengan farmakofor agar meningkatkan keefektivan dari zat aktif dan meminimalisirkan efek sampingnya
terimaksih ats jwbannya halimah,,
HapusHay dian saya akan menjawan no 2
BalasHapusPengembangan obat baru dapat dilakukan dengan model farmakofor yang merupakan poin penting dari interaksi antara protein dan ligand. Model farmakofor dapat melalui metode ligand-based pharmacophore modeling yaitu dengan men-superposing molekul aktif dan mencari struktur kimia yang penting untuk bioaktivitasnya, atau dengan metode structure-based pharmacophore design yaitu dengan meninjau poin interaksi antara target dan makromolekul ligan (Yang, 2011).
terimaksih atas jwbanya kk
HapusHallo Diaaan. Informasi yang diberikan sangat bermanfaat. terimakasih saudara dian :)
BalasHapussaya coba jawab yang no 2 ya. pharmachopor itu susunan virtual 3D yang menggambarkan ikatan antara ligan dan gugus tertentu. Dengan mengidentifikasi pharmachopor suatu molekul obat, sangat berpotensi untuk ditemukannya obat baru dengan cara mengubah/memutuskan ikatan tertentu pada molekul obat sehingga memiliki efikasi farmakologis yang lebih baik dengan efek samping yang lebih sedikit.
BalasHapusSungguh artikel yang menarik dan sangat bermanfaat , terimakasih kak telah menjelaskan dengan baik tentang farmakopor , semoga lebih banyak topik lain dan baik lagi untuk kedepannya, semangat
BalasHapus